Tampilkan postingan dengan label INSIGHT LAINNYA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label INSIGHT LAINNYA. Tampilkan semua postingan

Kamis, 17 Januari 2019

NERAKA JAHANNAM

NERAKA JAHANNAM

NERAKA JAHANNAM

Kala itu Jibril datang kepada Rasulullah pada waktu yang tak biasa. Namun, Jibril terlihat berbeda. Raut  wajah yang tak biasa.
.
Maka Rasulullah bertanya:
"Mengapa aku melihat kau berubah muka (wajah)?" Jawabnya: "Ya Muhammad, aku datang kepadamu di saat Allah menyuruh supaya dikobarkan penyalaan api neraka, maka tidak layak bagi orang yang mengetahui bahwa neraka Jahannam itu benar, siksa kubur itu benar, dan siksa Allah itu terbesar untuk bersuka-suka sebelum ia merasa aman daripadanya".
.
Lalu Rasullulah Saw bersabda:
"Ya Jibril, jelaskan padaku sifat Jahannam".
Jawabnya: "Ya. Ketika Allah menjadikan Jahanam, maka dinyalakan selama 1000 tahun sehingga merah, kemudian dilanjutkan 1000 tahun sehingga putih, kemudian 1000 tahun sehingga hitam, lalu menjadi hitam gelap, tidak pernah padam nyala dan baranya.

Demi Allah, andaikan terbuka sebesar lubang jarum niscaya akan dapat membakar semua penduduk dunia karena panasnya. Demi Allah, andaikan satu baju ahli neraka itu digantung di antara langit dan bumi niscaya akan mati penduduk bumi karena panas dan basinya.
Demi Allah, andaikan satu pergelangan dari rantai yang disebut dalam Al-Quran itu diletakkan di atas bukit, niscaya akan cair sampai ke bawah bumi yg ke 7.

Demi Allah, andaikan seorang di ujung barat tersiksa, niscaya akan terbakar orang-orang yang di ujung timur karena sangat panasnya. Jahannam itu sangat dalam, perhiasannya besi dan minumannya air panas bercampur nanah, dan pakaiannya adalah potongan-potongan api. Api neraka itu ada 7 pintu, jarak antar pintu sejauh 70 tahun, dan tiap pintu panasnya 70 kali dari pintu yg lain". Dikatakan dalam Hadist Qudsi:

"Bagaimana kamu masih boleh melakukan maksiat sedangkan kamu tak dapat bertahan dengan panasnya terik matahariKu. Tahukah kamu bahwa neraka jahanamKu itu: mempunyai 7 tingkat. Setiap tingkat mempunyai 70.000 daerah. Setiap daerah mempunyai 70.000 kampung. Setiap kampung mempunyai 70.000 rumah. Setiap rumah mempunyai 70.000 bilik. Setiap bilik mempunyai 70.000 kotak. Setiap kotak mempunyai 70.000 batang pokok zaqqum. Di bawah setiap pokok zaqqum mempunyai 70.000 ekor ular.

Di dalam mulut setiap ular yang panjangnya 70 hasta mengandung lautan racun yang hitam pekat. Dan di bawah setiap pokok zaqqum terdapat 70.000 rantai. Setiap rantai diseret oleh 70.000 malaikat".
.
"Api yang ada sekarang ini, yang digunakan bani Adam untuk membakar hanyalah 1/70 dari api neraka jahannam" (HR. Bukhari-Muslim). "Apabila neraka itu melihat mereka dari tempat yang jauh, mereka akan mendengar kegeraman dan suara nyalanya". (QS. Al-Furqan: 11).
.
Rasulullah Saw meminta Jibril untuk menjelaskan satu per satu mengenai pintu-pintu neraka tersebut.
"Pintu pertama dinamakan Hawiyah (arti harfiahnya: jurang), yang diperuntukkan bagi kaum munafik dan kafir. Pintu ke 2 dinamakan Jahim, yang diperuntukkan bagi kaum musyrikin; Pintu ke 3 dinamakan Saqar, yang diperuntukkan bagi kaum shobiin atau penyembah api; Pintu ke 4 dinamakan Ladha, diperuntukkan bagi iblis dan para pengikutnya; Pintu ke 5 dinamakan Huthomah (artinya: menghancurkan hingga berkeping-keping), diperuntukkan bagi kaum Yahudi; Pintu ke 6 dinamakan Sa'ir (arti harfiahnya: api yang menyala-nyala), diperuntukkan bagi kaum kafir.
.
Rasulullah bertanya: "Bagaimana dengan pintu ke 7?"
.
Sejenak malaikat Jibril seperti ragu untuk menyampaikan siapa yang akan menghuni pintu ketujuh. Akan tetapi Rasulullah mendesaknya sehingga akhirnya Malaikat Jibril mengatakan, "Pintu ke 7 diperuntukkan bagi umatmu yang berdosa besar dan meninggal sebelum mereka mengucapkan kata taubat".
.
Mendengar penjelasan yang mengagetkan itu, Rasulullah pun langsung pingsan, Jibril lalu meletakkan kepala Rasulullah di pangkuannya sehingga sadar kembali dan sesudah sadar beliau berkata:
"Ya Jibril, sungguh besar kerisauan dan sangat sedihku, apakah ada seorang dari umat ku yang akan masuk ke dalam neraka?" Jawabnya: "Ya, yaitu orang yg berdosa besar dari umatmu."
.
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam lalu menangis, Jibril pun ikut menangis. Kemudian Rasulullah langsung masuk ke dalam rumahnya dan tidak keluar kecuali untuk shalat.
Setelah kejadian itu, beliau tidak berbicara dengan siapapun selama beberapa hari, dan ketika sholat beliau pun menangis dengan tangisan yang sangat memilukan.
.
Sumber : Akidah Islam

Rabu, 16 Januari 2019

JANGAN KETUK PINTU LANGIT,  TAPI GEDOR YANG KUAT!

JANGAN KETUK PINTU LANGIT, TAPI GEDOR YANG KUAT!

JANGAN KETUK PINTU LANGIT,
TAPI GEDOR YANG KUAT!
.
Jangan diketuk, tapi digedor.. hmm... terdengar sedikit kasar ya!
.
(hehehe....tapi memang harus begitu!)
.
Rezeki kita ada di langit, bahkan segala yg dijanjikan berasal dari langit.
.
Silakan buka Al-Qur'an surat Adz-Dzariyat: 22

(وَفِي السَّمَاءِ رِزْقُكُمْ وَمَا تُوعَدُونَ)

"Dan di langit terdapat rezekimu dan apa yang dijanjikan kepadamu."

Rezeki turun dari atas kira-kira turunnya netes atau deras?

Kalau netes kecil-kecil itu karena kita mengetuknya. Tapi coba GEDOR yg kuat. InsyaAllah turun dengan deras.

Gimana cara mengGEDOR langit?
Ada banyak jalan menggedor langit. Mau pilih jalan mana?

(وَالسَّمَاءِ ذَاتِ الْحُبُكِ)
[Surat Adz-Dzariyat 7]

"Demi langit yang mempunyai jalan-jalan"

Cara biasa ketuk pintu langit caranya adalah dengan berdoa. Tapi kalau mau gedor pintu langit caranya dengan amalkan amalan unggulan.

Simak lanjutan ayat-ayat Adz-Dzariyat ini (17-21):
1. Mereka sedikit sekali tidur pada waktu malam;
2. Dan pada akhir malam mereka memohon ampunan (kepada Allah).
3. Dan pada harta benda mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak meminta.
4. Dan di bumi terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang yakin,
5. Dan (juga) pada dirimu sendiri. Maka apakah kamu tidak memperhatikan?

Contoh amalan unggulan :
Ayat 17 -> Solat Tahajjud
Ayat 18 -> Perbanyak Istighfar
Ayat 19 -> Sedekah
Ayat 20 -> Menangkap potensi lingkungan.
Ayat 21 -> Memaksimalkan potensi diri.

Apa yang dilakukan Bilal sehingga sandalnya sudah nyampai surga duluan?

Ketika Mi'raj ke langit Rasulullah saw heran kenapa ada sandal Bilal di surga? Pas dikonfirmasi, dijawab Bilal rajin jaga wudhu. Kalau batal, wudhu lagi. Batal, ambil wudhu lagi. Dan tiap selesai wudhu Bilal sholat dua rakaat.

Amalan unggulan ini sifatnya sederhana tapi rutin. Bukan sekali atau sesekali diamalkan.

Kalau tahajjud, terus lakuin tiap malam.
Kalau sedekah, terus lakuin tiap hari berbagi. Entah kecil atau besar. Tapi tiap hari.
Klo sholat dhuha, terus lakuin tiap pagi.

Nah, gimana kalo udah GEDOR Langit?

Siap-siap tampung rezeki yg akan turun deras!!

Gimana caranya?
Jawabannya di ayat selanjutnya, Adz-Dzariyat 20-21: belajar meningkatkan kapasitas diri.

Kapasitas diri ini ibarat daya tampung.
Jangan pernah bilang Allah pelit. Allah kalau nurunin hujan, pasti berlimpah.

Tapi masalahnya adalah daya tampung kita. Kalau daya tampung kita segede gelas ya akhirnya rezeki yg kita dapat segede gelas aja.

Tapi kok ada orang yang daya tampungnya segede danau?

Nah itu masalah kapasitas diri.
Kita harus upgrade kemampuan diri kita untuk terus meningkat. Dari daya tampung ratusan ribu rupiah jadi jutaan. Dari jutaan rupiah jadi milyaran. Dari milyaran jadi trilyunan. Belajarlah tema bisnis dan manajemen. Belajar dari lingkungan dan terus tingkatkan leadership diri kita, ini pesan inti dari Adz-Dzariyat 20-21.

Terakhir, siapakah yang kita gedor di langit itu?

Simak dengan seksama:

"Maka demi Tuhan langit dan bumi, sungguh, apa yang dijanjikan itu pasti terjadi seperti apa yang kamu ucapkan."
Adz-Dzariyat: 23

Allah adalah Tuhan kita yang mengatur langit dan bumi.
Maka hati-hati dengan proposal doa kita.
Kalo minta kecil, Allah kasih sedikit.
Tapi kalo minta banyak dan lakukan amalan unggulan insyaAllah siap-siap menerima kejadian seperti yang kita ucapkan.

Ajukan proposal hidup yang terbaik dan GEDOR langit dengan amalan unggulan insyaAllah rezeki turun dengan melimpah.

**Referensi Inspirasi :
Dari Rijalul Imam, Penulis buku "Quantum Bisnis King Sulaiman"
---------------------------------------------------------
#PriaMapan #CUBO CUBO Parfum